Tampilkan postingan dengan label ilmu pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Fitur Save Money pada Kaspersky Internet Security 2013


Fitur Save Money pada Kaspersky Internet Security 2013

Baru-baru ini Kaspersky Lab mengumumkan peluncuran produk konsumen unggulannya, Kaspersky Internet Security 2013 Premium Security Suite dan Kaspersky Anti-Virus 2012 Essential Protection Solution.
Versi terbaru dari kedua produk ini memiliki interface yang lebih baik, mudah digunakan dan menawarkan teknologi baru untuk perlindungan yang maksimal terhadap segala ancaman. Sebagai jawaban atas ancaman dunia cyber yang terus meningkat, teknologi unik Automatic Exploit Prevention memberi perhatian khusus pada keamanan aplikasi yang berpotensi memiliki kerentanan.

Pengguna versi terbaru Kaspersky Internet Security juga akan mendapatkan perlindungan lengkap atas aktivitas belanja online dan transaksi perbankan online mereka, berkat fitur Safe Money yang mudah digunakan.
Eugene Kaspersky, CEO dan co-founder Kaspersky Lab, mengatakan, “Saat mengembangkan versi terbaru produk ini, kami memberi perhatian khusus pada kebutuhan pengguna dan ancaman yang mereka hadapi. Menyadari bahwa para pengguna sangat khawatir bila kehilangan data penting atau uang mereka, kami telah mengembangkan teknologi perlindungan terbaru untuk mengatasi kekhawatiran mereka. Versi terbaru Kaspersky Internet Security 2013 jauh lebih baik dalam hal melindungi informasi berharga saat online. Dengan pendekatan Hybrid Protection dan teknologi baru Automatic Exploit Prevention dan Safe Money, Kaspersky Internet Security 2013 membantu pelanggan kami membangun sistem keamanan paling efisien, mudah dipasang dan mudah digunakan.

Ditemukan 9 planet Super Bumi


Ditemukan 9 planet Super Bumi

TRIBUNNEWS.COM PARIS – Para astronom eropa mengatakan sebuah scan kecil, bintang-bintang dingin di Bima Sakti menunjukkan galaksi kita telah 'mencapai puluhan milyar' planet berbatu mirip Bumi terletak di zona dimana bisa ada kehidupan .
Observatorium Selatan Eropa (ESO) yang dilansir AFP mengatakan menemukan sembilan 'super-Bumi' dalam survei sampel dari 102 bintang yang dikenal sebagai kurcaci merah.
'Super-Bumi' adalah planet berbatu - sebagai lawan raksasa mengandung gas - yang mengorbit bintang
mereka pada apa yang disebut zona Goldilocks, di mana suhu tidak terlalu panas atau terlalu dingin tetapi hanya hak untuk memiliki potensi untuk memelihara kehidupan.
Dalam daerah yang nyaman, planet ini tidak hangus atau dibekukan, dan air dapat eksis dalam bentuk cair. Tim ESO menggunakan teleskop 3,6 juta kuat, dikenal dengan singkatan dari Harps, di observatorium mereka di gurun Atacama Chili.

Peneliti Eropa Akhirnya Temukan Partikel Tuhan


Peneliti Eropa Akhirnya Temukan Partikel Tuhan

TRIBUNNEWS.COM, LONDON - Seorang ilmuwan menemukan partikel sub atom baru, yang menjadi dasar dari pembuatan alam semesta.
Seperti dilaporkan Reuters, Rabu (4/7/2012), setelah 40 tahun, imuwan European Organization for Nuclear Research (CERN), berhasil menemukan temuan yang disebut 'Partikel Tuhan'.
Temuan ini merupakan hal yang penting dalam meneniliti alam semesta. Dalam 'Partikel Tuhan', atom juga memiliki massa jenis.
Temuan ini memberikan pemahaman baru tentang atom, yang juga akan memberikan standar baru di dunia fisika, untuk menuntun pembentukan teknologi baru berdasarkan partikel ini.
"Hasil ini menandai terobosan signifikan dalam pemahaman kita tentang hukum-hukum dasar yang mengatur alam semesta," ujar John Womersley, Kepala Badan Penelitian Publik Inggris.
Temuan 'Partikel Tuhan' berdasarkan teori tentang alam semesta, yang diungkapkan ahli Fisika asal Inggris Peter Higgs, pada 1960.
Teori Higgs menjelaskan bagaimana partikel membentuk kelompok bersama untuk membentuk bintang, planet, dan kehidupan.
Meski senang dengan penemuan ini, peneliti tetap belum merasa puas, karena masih banyak rahasia alam lain yang belum terungkap.
"Kami masih banyak tidak tahu tentang partikel. Ini hanya awal dari sebuah perjalanan. Kami telah menutup satu bab dan membuka yang lain," tutur Peter Knight dari Institut Fisika Inggris.
Sebelumnya, CERN meneliti bagaimana alam semesta terbentuk, menggunakan mesin Large Hadron Collider (LHC), akselerator raksasa untuk membuat lubang hitam kecil dan jenis baru partikel.
Tujuan utama eksperimen untuk mengetahui bagaimana alam semesta terbentuk, setelah 'Big Bang' terjadi pada 13,7 miliar tahun lampau. (*)

Gerhana Bulan Pengaruhi Terjadinya Gempa


Gerhana Bulan Pengaruhi Terjadinya Gempa

Gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter yang mengguncang laut di kedalaman 24 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi, Senin (4/6/2012) pukul 18.24 WIB, bisa saja dipengaruhi gerhana bulan yang tengah terjadi pada waktu bersamaan.
Peneliti Astronomi dari Observatorium Bosscha, Dani Herdiwijaya, mengatakan berdasarkan data statistik, sejumlah gempa memang pernah terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan fenomena gerhana bulan dan matahari, termasuk gempa yang menimpa Aceh beberapa tahun lalu.
"Gerhana adalah saat bulan, bumi, dan matahari, dalam keadaan sejajar. Kemungkinan ada gaya gravitasi yang menimbulkan pergerakan tanah. Tapi, memang tidak sebesar pengaruh yang ditimbulkan gesekan di tanahnya," kata Dani.
Gempa memang terjadi bersamaan dengan puncak gerhana bulan sebagian.
Saat gerhana, bulan memasuki penumbra atau gerhana bulan penumbra pada jam 15.46. Kemudian bulan memasuki umbra atau momen gerhana bulan sebagian mulai pukul 16.59. Gerhana bulan sebagian mencapai puncaknya pada pukul 18.00 dan berakhir jam 19.07. Selanjutnya, gerhana bulan penumbra berakhir pada jam 20.20.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Maman Sulaiman, mengatakan gempa dirasakan di seluruh wilayah Kabupaten Bandung Barat, khususnya wilayah selatan.
"Kami masih pantau terus dua kecamatan paling dekat dengan Sukabumi, yaitu Gununghalu dan Rongga. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa ini," kata Maman saat dihubungi melalui ponsel.

Ditemukan Pecahan Tembikar Berusia 20 Ribu Tahun


Ditemukan Pecahan Tembikar Berusia 20 Ribu Tahun

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah pecahan tembikar ditemukan di sebuah gua di China dan dikonfirmasikan berusia 20 ribu tahun. Demikian diberitakan NYDaily News, Jumat (29/6/2012) yang dikutip dari keterangan para arkeologis.
Penemuan ini, yang akan muncul di jurnal Science, merupakan usaha terbaru dalam upaya memprediksi usia belahan tembikar di Asia timur lebih dari 15 ribu tahun silam serta menyanggah teori yang mengatakan tembikar ditemukan yang terkait periode sekitar 10 ribu tahun silam saat manusia mengubah cara hidup dari pemburu menjadi petani. Tembikar ini ditemukan di gua Xianrendong, Provinsi Jiangxi, China.

Penemuan ini dilakukan tim yang terdiri dari para peneliti China dan Amerika Serikat (AS) juga mengasumsikan jika penggunaan tembikar dimulai pada akhir jaman es dan ini mungkin menghadirkan penjelasan baru dari awal penemuan tembikar. Demikian disampaikan Gideon Shelach, kepala lembaga penelitian Louis Frieberg Center for East Asian Studies, Universitas Hebrew di Israel.
"Fokus dari penelitian ini harus berubah," ujar Shelach yang tidak terkait dengan penelitian di China. Bersama dengan artikel mengenai tembikar yang akan dimuat di Science, Shelach menulis bahwa usaha penelitian ini sangat fundamental untuk mengerti perubahan ekonomi sosial 25 ribu-19 ribu tahun silam. Penemuan ini juga akan melihat seberapa penting pertanian yang berpindah-pindah.

Misteri Reruntuhan Berusia 10 Ribu Tahun Terkubur di Suriah


Misteri Reruntuhan Berusia 10 Ribu Tahun Terkubur di Suriah

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah reruntuhan terkubur di padang pasir Suriah, lebih tua dari piramida, dan diperkirakan berusia 10 ribu tahun. Demikian dilansir Fox News, Selasa (26/6/2012).
Namun, akibat perang membuat para arkeologis untuk mencari tahu teka-teki tersebut. Sejumlah benda-benda seperti alat-alat dari batu, batu bulat, dan berbentuk garis ada di bagian dasar dan sejumlah makam juga terkubur di dekat kuil kuno Deir Mar Musa, sekitar 80 kilometer arah utara Damaskus. Hal ini disampaikan arkeologis Robert
Mason dari Royal Ontario Museum. Ia menyatakan bentuk formasi itu seperti Stonehenge ala Suriah.
"Apa yang terlihat seperti landsekap untuk orang-orang yang sudah meninggal dan bukan orang-orang yang telah meninggal," jelas Mason, dalam presentasi yang berlangsung di Museum Semitic Universitas Harvard.
Ia menemukan kota kuno itu dalam sebuah perjalanan pada tahun 2009 dan bermaksud kembali lagi untuk melakukan eksplorasi namun sayangnya konflik regional membuatnya sulit untuk kembali.
"Ini sesuatu yang membutuhkan pekerjaan dan saya tidak tahu kapan hal ini akan terwujud," katanya. Kuil itu disebut Kuil Saint Moses Abyssinian yang didirikan pada akhir abad ke-4 atau awal abad ke-5. Sejumlah lukisan didngin dari abad ke 11 dan ke-12 terpampang menggambarkan Yesus Kristus dan hari penghakiman.
Ia mengatakan jika dirinya menduga ini adalah menarapengintai Roma dan hancur oleh gempa dan kembali dibangun. Tetapi, yang paling misterius adalah apa yang ditemukannya di padang pasir dan lebih tua dari kuil itu sendiri. Diperkirakan berasal dari periode Neolitikum atau awal Zaman Perunggu, sekitar 6.000-10.000 silam. Sementara, piramida tertua, Great Pyramid of Giza, dibangun sekitar 4.500 tahun silam.

Serba Lima di Gunung Padang


Serba Lima di Gunung Padang

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Menelusuri keunikan Situs Megalit, Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat tidak pernah membuat bosan.
Sebuah keunikan lain yang serba kebetulan, di Gunung Padang semuanya serba lima. Rustandi, petugas pengelola Gunung Padang menjelaskan, situs purbakala tersebut dikelilingi lima gunung.
Di sebelah barat ada Gunung Karuhun, sebelah selatan Gunung Emped, di timur ada Gunung Malati, di timur laut ada Gunung Pasir Malang, dan di sebelah utara ada Gunung Batu.
Gunung tersebut pun dikelilingi lima sungai, yaitu Sungai Cikuta, Panggulaan, Monjong, Emped, dan sungai yang mengalir dari Gunung karuhun.
Bukan hanya itu, Situs Gunung Padang juga dibangun menghadap lima gunung, yaitu Gunung Pasir Pogor, Gunung Cikencana, Gunung Pangrango, Gunung Gede, dan Gunung Batu.
Kebetulan pulan, biasanya, orang Sunda menjadikan Gunung Gede sebagai patokan menentukan arah kiblat.
Situs Gunung Padang pun memiliki lima teras atau undakan. Teras pertama disebut teras batu gamelan dan masigit (masjid).
Teras kedua disebut teras lumbung. Teras ketiga disebut teras batu kursi atau tempat musyawarah. Teras keempat teras batu gendong, dan kelima teras singgasana raja.
Kelima teras memiliki fungsi masing-masing. Teras pertama berfungsi untuk ruang aula seni dan beribadah. Di teras pertama ini ada batu dengan bentuk memanjang dan memiliki suara layaknya gamelan bila dipukul.
Teras kedua berfungsi sebagai ruang penyimpanan padi atau bahan makanan. Teras ketiga berfungsi sebagai tempat musyawarah, teras keempat tempat pernasiban, dan teras kelima untuk tempat duduk raja.
Batu-batu yang berserakan di puncak Gunung Salak pun rata-rata berbentuk prisma segi lima.
"Hampir 95 persen batu di sini memiliki lima sudut, dan letaknya rata-rata mengarah ke Gunung Gede," jelas Rustandi.
Menurutnya, Situs Gunung Padang tertutup pepohonan besar sebelum dibuka. Lantas, karena masyarakat menebangnya dan karena faktor alam, Situs Gunung Padang pun akhirnya menjadi serakan batu-batu besar saja.
"Tapi, memang dari dulu masyarakat di sini sudah tahu keberadaan tempat ini," ungkapnya. (*)

Tanaman Berumur 32 Ribu Tahun Berhasil Dihidupkan Lagi


Tanaman Berumur 32 Ribu Tahun Berhasil Dihidupkan Lagi

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah ilmuwan Rusia berhasil menghidupkan kembali tanaman yang pernah hidup 32 ribu tahun silam dan ditemukan terkubur dengan fosil tupai kuno di kedalaman es Siberia. Demikian dilansir Bloomberg, Rabu (23/5/2012).
Tanaman yang dihidupkan kembali dari era mammoth, merupakan multisel tertua yang hidup  di organisme, demikian dilansir hasil penelitian yang dipublikasikan di National Academy of Sciences.
Penemuan ini membuka harapan adanya kemungkinan menghidupkan organisme lain yang dibekukan dari zaman prasejarah. Dengan menggunakan teknik holtikultura yang disebut micropropagation, para peneliti ini menumbuhkan tanaman dari jaringan buah yang ada dalam tabung tes.
Tanaman yang tumbuh kemudian dipindahkan ke dalam pot yang berisi tanah dan cahaya yang kemudian menumbuhkan bunga dan benih.

"Ada banyak permafrost di Alaska utara dan Kanada," demikian disampaikan Buford Price, seorang profesor dari  University of California, Berkeley, Amerika Serikat (AS), yang menyunting naskah penelitian tersebut.
"Menemukan organisme yang bisa memproduksi tanaman yang menghasilkan daun warna hijau tua dan bunga warna kecil akan memberikan manfaat untuk mengejar tujuan yang sebelumnya tidak pernah bisa dilakukan," jelas Price.

Blogger Tricks

.
 

© 2011 AGEN BISNIS PULSA MURAH - Designed by Perdana | Mukund | Privacy Policy | Sitemap

About Us | Contact Us